Kamis, 17 Februari 2011

Doa Untuk Suami dan Anak-Anakku

Bismillahir Rahmanir Rahim
"Laa ilaaha illalaahu wahdahu laa syariikalahu, lahul mulku walahul hamdu, wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir, Alhamdulillah, wa subhanallah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar, wa laa haula walaa quwwata illa billahi, Allaahummaghfirlii."

"Allahumma Shalli 'ala Muhammad wa 'ala aali Muhammad"

"Allaahummaghfirlii wa liwaalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaani shaghiiraa"

Ya Allah.. ya Tuhanku..
Engkaulah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..
Engkaulah Yang Maha Berkuasa atas Segala Sesuatu..
Engkaulah Yang Maha Pemberi Karunia..
Ya Allah.. hamba memohon kepada-Mu..
karena hanya Engkaulah tempat segala permohonan...

Ya Allah..
Engkaulah Yang Maha Pengasih.. Yang Maha Penyayang..         
Engkaulah Yang Maha Pengampun.. Engkaulah Yang Maha Penerima Taubat..    
Ya Allah..
ampunilah segala kesalahan dan dosa-dosa hambamu ini..
ampunilah segala kesalahan dan dosa-dosa hamba kepada orang tua, suami, anak-anak, saudara, teman, dan makhluk ciptaan-Mu..
Ya Allah.. ampunilah segala kesalahan, kekhilafan dan dosa-dosa hamba..
Ya Allah.. hamba memohon ampunan-Mu..
hamba memohon ridho dan rahmat-Mu...
karena hanya Engkaulah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang...

Ya Allah..
Engkaulah Yang Maha Pemberi Karunia..
Engkaulah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang..
Ya Allah..
berikanlah keberkahan, kesehatan, keselamatan, kebahagiaan, kelapangan rezeki dan keluasan hidayah-Mu pada keluarga kami..
pada saudara-saudara kami..
pada teman-teman kantor dan orang-orang di sekitar kami...

Ya Allah.. Yang Maha Agung dan Maha Mulia.. Engkaulah Yang Maha          Pemberi Karunia.. Ya Allah.. lindungilah selalu suami hamba.. ampunilah segala dosa dan kesalahannya.. berikanlah dia kebahagiaan, kesehatan dan keberkahan.. berikanlah dia kemudahan, kelancaran dan kelapangan dalam segala urusannya.    Ya Allah.. berikanlah dia kesabaran dan kebijaksanaan dalam memimpin keluarga kami.. agar kami bisa menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.. keluarga yang selalu berada dalam lindungan, keberkahan dan ridho-Mu ya Allah..

Ya Allah..
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..
Engkaulah Yang Maha Pemberi Rezeki..
Engkaulah Yang Maha Pemberi Keselamatan..
Ya Allah.. berikanlah kelapangan rezeki pada keluarga kami..
luaskanlah rezeki yang halal dan barokah pada keluarga kami..
rezeki yang dapat memberikan ketentraman lahir dan batin..
rezeki yang dapat membahagiakan keluarga kami,
saudara-saudara kami dan orang-orang di sekitar kami...

Ya Allah..
Engkaulah Yang Maha Melindungi..
Yang Maha Menjaga..
Engkaulah Yang Maha Penyayang..
Ya Allah.. lindungilah keluarga kami..
lindungilah anak-anak kami..
berikanlah kesehatan lahir batin, ketentraman dan kedamaian dalam keluarga kami..
Ya Allah.. lindungilah anak-anak kami..
jauhkanlah dari segala macam penyakit, musibah dan marabahaya..
Ya Allah.. berikanlah kesehatan, keberkahan, keselamatan dan hidayah-Mu..pada anak-anak kami..     Ya Allah.. jadikanlah anak-anak kami.. anak yang sholeh dan sholehah..
anak yang sehat dan kuat jiwa raganya..
anak yang pintar dan cerdas..
serta selalu berada di jalan-Mu.. jalan yang lurus..
jalan yang Engkau ridhoi...
 
Ya Allah..
Engkaulah Yang Maha Pengasih..
Engkaulah Yang Maha Penyayang..
Engkaulah Yang Maha Berkehendak..
Ya Allah.. panjangkanlah umur kami..
dalam keberkahan dan ketaatan kepada-Mu..
kuatkan iman kami.. agar kami semakin khusyu beribadah kepada-Mu..
Ya Allah.. jadikanlah kami hamba-Mu yang selalu bertaubat kepada-Mu..
berilah kami kekuatan lahir batin untuk selalu menjalankan segala perintah-Mu
dan menjauhi segala larangan-Mu..
Ya Allah.. jadikanlah kami sebagai bagian dari hamba-hambaMu yang Engkau cintai...
Ya Allah.. Engkaulah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..
Engkaulah Yang Maha Berkuasa atas Segala Sesuatu..
Ya Allah.. jadikanlah kami hamba-Mu yang selalu tunduk
dan patuh atas semua perintah dan kehendak-Mu dalam segala keadaan..
jadikanlah kami hamba-Mu yang selalu bersyukur atas segala nikmat dan karunia-Mu...
Robbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hassanah wa qina adza bannar 
Amin.. Amin.. Amin Ya Robbal Alamin..

Tausiyah Harian 1

Sebagai orang Islam, jangan memandang bahwa sesuatu perbuatan atau amalan itu cukup hanya berjudul "Baik". Yang "Baik" itu harus "Benar". Dan janganlah kita terjerumus kedalam sesatnya Bid'ah. Ketahuilah, bahwa; "Asalnya semua Ibadah adalah HARAM, kecuali yang diperintah dan atau dicontohkan oleh Allah serta RasulNya. Sebaliknya, semua perihal ke-Dunia-an asalnya adalah HALAL, kecuali yang dilarang oleh Allah dan RasulNya.".

Mari kita mawas diri dan kaji lagi agama dengan baik dan benar, sehingga kita jadi orang yang mendapatkan Syafa'at (Rekomendasi) Rasulullah SAW. Wassalam.

Aku Hanya Mampu Mencintaimu

Aku bahagia tinggal di hatimu. Mengukir lembahmu dengan sungai yang mengalir dari telaga di mataku. Sebuah mataair untukmu, di tepinya ada mahligai yang selalu diterangi cahaya, dari jendela-jendelanya hanya terlihat indahnya pemandangan. Setapak jalan cinta yang naik turun di lembah-lembah romantika. Seperti sebuah gelombang di mana kita berayun menghabiskan masa.

Jantungku berdebar indah untukmu. Dawai-dawai yang tak pernah kehabisan getar, berirama  melantunkan rindu. Menggema nada-nada cinta merangkai simfoni kehidupan kita. Pada gemuruh air terjun, pada angin yang berhembus di daun-daun, pada kicauan burung-burung dan rumpun bambu yang bersenandung. Senantiasa kita dengar musik anggun yang menggetarkan jiwa.

Hanya kamu yang ada di hatiku, di dekapku. Sebuah perapian yang selalu menyala dalam kobaran cinta. Kehangatan adalah menggenangi pipi dengan airmata. Mengubahnya menjadi gerimis yang melukis pelangi di pinggir senja. Tubuhmu adalah selimut bagi jiwaku, aku adalah api perwujudan panasmu. Engkau adalah gunung yang indah, akulah magma yang membara.

Biarkan cahaya matahari jatuh di wajahmu. Aku bahagia memandang keindahan alam dari jendela hatimu. Serumpun sajak cinta. Sehamparan dunia dan masadepan yang menjulang hingga nirwana. Bukankah kuciptakan hujan untuk menghapus debu-debu masa lalu. Bukankah kubalut langit dengan pelangi dan kupetik setangkai mawar untukmu.  Dan sungguh, aku hanya mampu mencintaimu.

Mengadulah Kepada Kekasihmu

 Sahabatku rahimakumullah...
 Ujian apakah gerangan yang sedang melanda dirimu kini?.
 Yang kau balut dengan senyuman?.
 Dan jika sudah tak kuasa menahan...
 Kau tumpahkan pada orang-orang yang terpercaya...
 Ataupun lewat sarana dan media...
 
 Sahabatku...
 Yang Menciptakan kita berkata:
 "I'lamuu annamal hayaa tuddun-yaa la 'ibun".
 Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu
 hanyalah suatu permainan. (QS. Al Hadiid 57:20)

 Kita ini sesungguhnya sedang bermain dalam sebuah panggung kehidupan yang diciptakan_Nya.
 Dengan berbagai peran, keadaan dan penjiwaan...
 
"Wa annahuu huwa adhaka wa abkaa".
 Dan bahwasanya Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis".
 (QS. An Najm 53:43)
 
 Adegan apa yang sedang engkau perankan wahai sahabatku???
 Seorang yang kaya...ataukah miskin?.
 ("Kaya Jiwa ataukah harta?". "Miskin harta ataukah bathin?")
 Seorang insan yang penuh duka...ataukah seorang hamba yang senantiasa ceria dan bahagia?.
 Suatu ketika peran yang kau mainkan akan memaksamu untuk menangis...
 Dan lain ketika memaksamu untuk tertawa...
 Duniapun penuh warna dan langitpun terpesona...!!!

Masya Allah...Itulah Kuasa_Nya Allah...
(Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaa ha ilallah, wallaahu Akbar...)
 
Karena itu sahabatku...
Bermainlah dengan penuh rasa cinta dan kesabaran.
Niscahya engkau ta'kan sulit melakukannya.
Ikuti petunjuk pengarah adeganmu.(Rasul Allah Saw)
Agar Sang Penulis Skenario Cerita (Allah Swt) merasa senang.
Karena engkau mampu memainkannya dengan baik.
 
Ingat!!!
Jangan mau terperdaya...
Karena sungguh!!!
Setiap adegan yang kau lakukan akan senantiasa dinilai.
Dengan cermat dan penuh pehitungan !!!
 
Aduhai gerangan.
Kini kau sulit memainkannya.
Adegan itu semakin hari semakin berat saja...
Terlalu payah dan melelahkan...
Begitu banyak menguras energi dan fikiran.
Rasamupun tak karu-karuan!
Tanpa disadari engkaupun bergumam, "Aku tak bisa...!"
Yach...begitulah kita manusia...!!!
 
Duhai yang dilanda duka.
Laa tahzan walaa takhaaf.
Janganlah sedih dan janganlah takut.
Sang Penulis Skenario berbisik lembut pada Qalbumu.:
"Maa wadda 'aka rabbuka wamaa qalaa".
Tuhanmu tidak meninggalkan kamu dan tidak pula benci kepadamu".
(QS. Ad Dhuha 93:3)
 
"Asaabakum ghamman-bighammin-likailaa tahzanuu 'alaa
maa faa takum walaa maa a shaa bakum".
Allah menimpakan padamu kesedihan atas kesedihan,
supaya kamu jangan bersedih hati terhadap apa yang luput daripada kamu dan terhadap apa yang menimpa
kamu. (QS. Ali Imran 3:153)

 Dekati Dia.
 Bukankah dengan Sifat Maha Penyayang_Nya engkau sebut
 Dia Yang Tersayang?!...
 Bukankah dengan Sifat Maha Pengasih_Nya engkau sebut
 Dia Sang Kekasih?!...
 Mengadulah Pada Kekasihmu...!!!
 Dia akan menguatkan jiwamu, menentramkan Qalbumu.
 Dia sebaik-baik penolong...Sebaik-baik pelindung...
 Percayakan semua pada_Nya.
 Karena dalam Cinta ada kepercayaan!!!
 
O.O.O.Ini bukan saat yang tepat untukmu sahabatku.
 Lihat di kanan dan kirimu.!
 Hiruk pikuknya mebuatmu sulit untuk berkonsentrasi.
 "Inna laka finnahaa ri sabhan-thawiilaa".
 Sesungguhnya bagimu pada siang hari mempunyai urusan yang banyak".
 (QS. Al Muzzammil 73:7)

 Karena itu menyepilah.
 Ucapkan pada_Nya.
 "Yaa Habibi.Wahai Kekasihku.Aku ingin mengadu pada_Mu!"
 Dengan kelembutan_Nya Ia berfirman:
 "Qumil laila".
 Bangunlah untuk shalat di malam hari.
(QS. Al Muzzammil 73:2)

 Nisfahuu awin-qush minhu qaliilaa".
 (Yaitu) seperduanya atau kurang dari padanya sedikit.
 (QS. Al Muzzammil 73:3)
 
"Au zid 'alaihi".
 Atau lebih atasnya. (QS. Al Muzzammil 73:4)
 
Shalatlah dengan penuh rasa cinta dan kerinduan.
Itu akan membuatmu khusyu'...
Kemudian...
Tumpahkanlah segala apa yang menyesakkan dadamu.
Adukan semua pada_Nya...
Dengan ungkapan pilu...ataupun diiringi tangisan yang lembut...

Kerena sesungguhnya...
Dia adalah Sebaik-Baik Pendengar.
Dan Berdo'alah...
Dengan penuh harap, rendah diri, dan suara perlahan...seperti do'a yang diajarkan_Nya:
"Rabbi adkhilnii mudkhala sidqin-wa akhrijnii mukhraja sidqin-waj 'al lii min-ladunka sulthaanan nashiraa".
Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar
dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar,
dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong. (QS. Al Israa 17:80)
 
"Jaa al haqqu wazahaqal baa thilu, innalbaa thila
kaana zahuu qaa".
Telah datang yang benar dan telah lenyap yang bathil.
Sesungguhnya yang bathil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. (QS. Al Israa 17:81)

Ataupun do'a-do'a lain yang menjadi keinginan...
Hantarkan ia dengan bahasa yang mudah bagimu...dan
Jangan pernah merasa sungkan...
 
Sabda Rasullullah Saw:
'Sesungguhnya Roobmu itu pemalu lagi pemurah, merasa malu apabila tidak mengabulkan do'a kepada hamba_Nya yang mengangkat kedua tangannya untuk berdo'a lalu dikembalikan kosong.
Selanjutnya...
"Faqra uu maa tayassara minal qur aan".
Bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Qur'an. (QS. Al Muzzammil 73:20)
 
"Warattilil qur aana tartiilaa".
 Dan Bacalah Qur'an itu secara perlahan-lahan. (QS. Al Muzzammil 73:4)
 
Untuk apa Ia menyuruhmu membaca Surat Cinta_Nya (Qur'an) wahai sahabatku?...
 "Nu nazzilu minal qur aani maa huwa syifaa un-warahmatun-lilmu'miniin".
 Kami turunkan dari Al Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.
(QS. Al Israa 17:82)
 
Nah.bagaimana keadaanmu sekarang?...
Terasa ringan bukan?
Insya Allah.
Dan saat-saat yang indah bersama_Nya ini tak'kan pernah kau lupakan.
Dimana engkau akan senantiasa rindu dan ingin s'lalu menjumpai_Nya.
Jika tak'bertemu sehari saja. Ada sesuatu yang hilang.
Iapun semakin sayang dan semakin cinta padamu.
Masya Allah.
Tetapi sahabat.
Tahukah dirimu kenyataan yang sebenarnya?...
Sesungguhnya Sang Kekasih itu senantiasa ada bersamamu.
Tak pernah jauh.
Dia begitu dekat.sangat dekat.
Mampukah engkau menangkap keberadaan_Nya?...
(QS. Al Baqarah 2:186), (QS. Qaaf 50:16), (QS. Al Baqarah 2:115), (QS. Al Hadiid 57:4)
Dia ada di sini.
Melihat aku menulis untukmu.
Dan melihatmu.
Yang kini sedang meresapinya.
Karena ini juga adalah suatu adegan.
Bagaimana dengan adegan selanjutnya?.
Dengarkan bisik Qalbumu.
Dan engkaupun akan tahu jawabannya.!
 
"Waminal laili fatahajjad bihii naa filatan-lah, 'asaa an-yab 'asaka rabbuka maqaa man-mahmuudaa(n)".
Dan pada sebagian malam hari shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ketempat yang terpuji. (QS. Al Israa' 17:79)
 
"Inna naa syiatal laili hiya asyaddu wath an-wa aqwamu qiilaa".
Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih menguatkan (jiwa) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. (QS. Al Muzzammil 73:6)

 "Nazzalahuu ruuhul qudusi min-rabbika bil haqqi liyusabbital laziina aamanuu wahudan-wabusyraa lil
 muslimiin".
 Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al Qur'an itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan hati
 orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta khabar gembira bagi orang-orang yang berserah
 diri (Kepada Allah Swt). (QS. An Nahl 16:102)

Betapa pentingnya Al-Qur'an untuk kehidupan kita

Betapa pentingnya Al-Qur'an untuk kehidupan kita