Jumat, 25 November 2011

Kenapa Harus Wanita Shalehah

Assalamualaikum everyone...
May Allah peace and blessings be upon you.


This time, I'd like to share to you, all my sisters in Islam but especially my Indonesian sisters about the reason why we should be righteous women.
A friend of mine on facebook has a great note about this.
And that's why I really wanna share on my blog.
Let's read it...


Terkadang orang heran dan bertanya..
Kenapa harus mereka?
Yang bajunya panjang tertutup rapat dan malu-malu kalu berjalan..

Aku menjawab...
Karena mereka lebih rela bangun pagi menyiapkan sarapan buat sang suami dibanding tidur bersama mimpi yang kebanyakan dilakukan oleh perempuan lain saat ini.

Ada juga yang bertanya,
mengapa harus mereka?
Yang sama laki-laki pun tak mau menyentuh,
Yang kalu bicara ditundukkan pandangannya..
Bagaimana mereka bisa berbaur?

Aku menjawab..
Taukah kalian, bahwa hati mereka selalu terpaut pada yang lemah,
pada pengemis di jalanan,
pada perempuan renta yang tak kuat lagi menata hidup.
Hidup mereka adalah sebuah totalitas untuk berkarya dihadapan-Nya.
Bersama dengan siapapun, selama mendatangkan manfaat adalah kepribadian mereka.
Untuk itu, Aku menjamin mereka kepadamu,
bahwa kau takkan rugi memiliki mereka.
Kau takkan rugi dengan segala kesederhanaan dan semua kepolosan yang mereka miliki.
Hati yang bening dan jernih dari mereka telah membuat mereka menjadi seorang manusia sosial yang lebih utuh dari manusia manapun.

Sering juga kudengar...
Mengapa harus mereka?

Yang tidak pernah mau punya cinta sebelum akad itu berlangsung,
yang menghindar ketika sms-sms dari para lelaki mulai berdatangan,
yang selalu punya sejuta alasan untuk tidak berpacaran...
Bagaimana mereka bisa romantis?
Bagaimana bisa mereka punya pengalaman untuk menjaga cinta?

Aku menjawab...
Tahukah kamu, bahwa cinta itu fitrah.
Karena ia fitrah, maka kebeningannya harus selalu kita jaga.
Fitrahnya cinta akan begitu mudah mengantarkan seseorang memiliki kekuatan untuk berkorban,
keberanian untuk melangkah,
bahkan ketulusan untuk memberikan semua perhatian.

Namun, ada satu hal yang membedakan antara mereka dan wanita-wanita lainnya.
Mereka memiliki cinta yang suci untuk-Nya.
Mereka mencintaimu karena-Nya.
Berkorban untukmu karena-Nya.
Memberikan segenap kasih padamu karena-Nya.

Tak pernah sedikitpun mereka berpikir,
bahwa mencintaimu karena fisikmu,
mencintaimu karena kekayaanmu,
mencintaimu karena keturunan keluargamu..
Cinta mereka suci.
Hanya karena-Nya.

Kebeningan inilah yang membuat mereka berbeda.
Mereka menjadi anggun, seperti permata-permata syurga yang kemilaunya akan memberikan cahaya bagi dunia.
Ketulusan dan kemurnian cinta mereka akan membuatmu menjadi lelaki paling bahagia.

Sering juga banyak yang bertanya,
Mengapa harus mereka?

Yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan membaca Al Qur'an dibanding ke salon.
Yang lebih sering menghabiskan harinya dari kajian ke kajian dibanding jalan-jalan ke mall.
Yang sebagian waktunya tertunaikan untuk hajat orang banyak, untuk dakwah, untuk perubahan bagi lingkungannya dibanding kumpul bersama teman sebaya mereka sambil berdiskusi yang tak penting.
Bagaimana mereka merawat diri mereka?
Bagaimana mereka bisa menjadi wanita modern?


Aku menjawab..

Tahukah kau,
bahwa dengan seringnya mereka membaca Al-Qur'an, maka memudahkan hari mereka jauh dari dunia.
Jiwa yang tak pernah terpaut dengan dunia, akan menghabiskan harinya untuk memperdalam cintanya pada Allah.
Mereka akan menjadi orang-orang yang lapang jiwanya, meski materi tak mencukupi mereka.
Mereka menjadi orang paling rela menerima pemberian suami, apapun bentuknya.
Karena dunia bukanlah tujuannya.
Mereka dengan mudah menyisihkan sebagian rezekinya untuk kepentingan orang banyak, dibanding menghabiskannya untuk diri sendiri.
Kesucian ini, hanya akan dimiliki oleh mereka yang terbiasa dengan Al-Qur'an,
terbiasa dengan majelis-majelis ilmu,
terbiasa dengan rumah-Nya.

Jangan khawatir soal bagaimana mereka merawat dan menjaga diri.
Mereka tahu bagaimana memperlakukan suami dan bagaimana bergaul di dalam sebuah keluarga kecil mereka.
Mereka sadar dan memahami bahwa kecantikan fisik adalah penghangat kebahagiaan,
kebersihan jiwa dan nurani mereka selalu bersama dengan keinginan yang kuat untuk merawat diri mereka.
Lalu, apakah yang kau khawatirkan jika mereka memiliki semua kecantikan itu?

Dan jangan takut mereka ketinggalan zaman.
Tahukah kau,
bahwa kesehariannya selalu bersama dengan ilmu pengetahuan.
Mereka tangguh menjadi seorang pembelajar.
Mereka tidak gampang menyerah jika harus terbentur dengan kondisi akademik.
Mereka adalah orang-orang yang tahu dengan sikap profesional dan bagaimana menjadi orang-orang yang siap untuk sebuah perubahan.
Perubahan bagi mereka adalah sebuah keniscayaan.
Untuk itu, mereka telah siap dan akan selalu siap bertransformasi menjadi wanita-wanita hebat yang akan memberikan senyum bagi dunia.

Dan sering kali, orang yang tak puas terus bertanya...
Mengapa harus mereka?

Pada akhirnya, akupun menjawab...

Keagungan, kebeningan, kesucian, dan semua keindahan tentang mereka,
takkan mampu kau pahami,
sebelum kau menjadi laki-laki yang sholeh seperti mereka.

Yang pandangannya terjaga...
Yang lisannya bijaksana...
Yang siap berkeringat mencari nafkah.
Yang kuat berdiri menjadi seorang Imam bagi sang permata mulia.
Yang tak kenal lelah untuk bersama-sama mengenal-Nya.
Yang siap membimbing mereka, mengarahkan mereka, hingga meluruskan kekhilafan mereka...

Kalian yang benar-benar hebat secara fisik, jiwa, dan iman-lah yang akan memiliki mereka.
Mereka adalah bidadari-bidadari syurga, yang turun ke dunia.
Maka Allah takkan begitu mudah memberikan kepadamu yang tak berarti dimata-Nya.
Allah menjaga mereka untuk sosok-sosok hebat yang akan merubah dunia.
Menyuruh mereka menunggu dan lebih bersabar agar bisa bersama dengan para syuhada, sang penghuni syurga.
Menahan mereka untuk dipasangkan dengan mereka yang tidurnya adalah dakwah,
Yang waktunya adalah dakwah,
Yang kesehariannya tercurah untuk dakwah.
Sebab, mereka adalah wanita-wanita yang menisbahkan hidupnya untuk jalan perjuangan.

Allah mempersiapkan mereka untuk menemani sang pejuang sesungguhnya.
Yang bukan hanya indah lisannya, namun juga menggetarkan lakunya.
Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang malamnya tak pernah lalai untuk dekat dengan-Nya.
Yang siangnya dihabiskan dengan berjuang untuk memperpanjang nafas islam di bumi-Nya.

Allah mempersiapkan mereka untuk sang pejuang yang cintanya pada Allah melebihi kecintaan mereka pada dunia.
Yang rela berkorban dan meninggalkan dunia selagi Allah tujuannya.
Yang cintanya takkan pernah habis, meski semua isi bumi tak lagi berdamai kepadanya.
Allah telah mempersiapkan mereka untuk lelaki sholeh, penghulu syurga...

Seberat itukah?

Ya... Takkan mudah. 
Sebab, syurga itupun tak bisa diraih dengan hanya bermalas-malasan tanpa ada perjuangan...

SubhanAllah...
What do you think after read that?
I think it's a wonderful muse for us to be righteous muslimah.
I hope it helps


Wassalamualaikum wr wb.
Ummu Rafif


source : sahrul nizam'z note via facebook

Kamis, 24 November 2011

Muslimah


Muslimah itu ibarat bunga, cantik indahnya pada pandangan mata hanya sementara. Yang kekal menjadi pujaan manusia, hanyalah muslimah yang mulia akhlaknya.

Seorang Muslimah itu 

Yang lembut itu fitrah tercipta, halus kulit, manis tuturnya, lentur hati… tulus wajahnya, setulus rasa membisik di jiwa, di matanya cahaya, dalamnya ada air, sehangat cinta, sejernih suka, sedalam duka, ceritera hidupnya. 

Seorang Muslimah itu 

Hatinya penuh manja, penuh cinta, sayang semuanya, cinta untuk diberi…  cinta untuk dirasa… Namun manjanya bukan untuk semua, bukan lemah, atau kelemahan dunia … Dia boleh kuat, boleh menjadi tabah, boleh ampuh menyokong pahlawan-pahlawan dunia… begitu unik tercipta, lembutnya bukan lemah, tabahnya tak perlu pada jasad yang gagah
.
Seorang Muslimah itu 

Teman yang setia, buat Adam dialah Hawa, tetap di sini…  dari indahnya jannah, hatta ke medan dunia, hingga kembali mengecap nikmatNya
.
Seorang Muslimah itu 

Boleh seteguh Khadijah, yang suci hatinya, tabah & tenang sikapnya, teman Rasul, pengubat duka & laranya… bijaksana, menyimpan i­lmu, si teman bicara, dialah Ãishah, penyeri taman Rasulullah, dialah Hafsah, penyimpan mashaf pertama kalamullah
.
Seorang Muslimah itu 

Boleh setabah Maryam, meski dicaci meski dikeji, itu hanya cercaan manusia, namun sucinya ALLah memuji… Seperti Fatimah kudusnya, meniti hidup seadanya, puteri Rasulullah… kesayangan ayahanda, suaminya si panglima agama, di belakangnya dialah pelita, cahaya penerang segenap rumahnya, ummi tersayang cucunda Baginda… dia segagah Nailah, dengan dua tangan tegar melindung khalifah, meski akhirnya bermandi darah, meski akhirnya khalifah rebah, syahid menyahut panggilan Allah.
.
Seorang Muslimah itu

Perlu ada yang membela, agar mereka terdidik jiwa, agar mereka terpelihara… dengan mengenali Rabbnya, dengan cinta Rasulnya… dengan yakin Deennya, dengan teguh aqidahnya, dengan utuh cinta yang terutama, Allah jua RasulNya, dalam ketaatan penuh setia . Pemelihara maruah dirinya, agama, keluarga & ummahnya
.
Seorang Muslimah itu 

Melenturnya perlu kasih sayang, membentuknya perlu kebijaksanaan, kesabaran dan kemaafan, keyakinan & penghargaan, tanpa jemu & tanpa bosan, memimpin tangan, menunjuk jalan
.
Seorang Muslimah itu 

Yang hidup di alaf ini, gadis akhir zaman, era hidup perlu berdikari… dirinya terancam dek fitnah, sucinya perlu tabah, cintanya tak boleh berubah, tak boleh terpadam dek helah, dek keliru fikir jiwanya, kerna dihambur ucapkata nista, hanya kerana dunia memperdaya… kerna seorang gadis itu, yang hidup di zaman ini… perlu teguh kakinya, mantap iman mengunci jiwanya, dari lemah & kalah, dalam pertarungan yang lama… dari rebah & salah, dalam perjalanan mengenali Tuhannya, dalam perjuangan menggapai cinta, nikmat hakiki seorang hamba, dari Tuhan yang menciptakan, dari Tuhan yang mengurniakan. Seorang gadis itu,  anugerah istimewa kepada dunia!
.
Seorang Muslimah itu

Tinggallah di dunia, sebagai  mujahidah, pejuang ummah… anak ummi & ayah, muslimah yang solehah… kelak jadi ibu, membentuk anak-anak ummah, rumahnya taman ilmu, taman budi & marifatullah
.
Seorang Muslimah itu 

Moga akan pulang, dalam cinta & dalam sayang, redha dalam keredhaan, Tuhan yang menentukan…  seorang gadis itu dalam kebahagiaan! Moga Al – Rahman melindungi, merahmati dan merestui, perjalanan seorang gadis itu… menuju cintaNYA yang ABADI.

Untuk Kita Ya Ukhti Fillah...

“Rasulullah bersabda : “Janganlah seorang di antara kamu mengharapkan kematian dan jangan pula memohonnya sebelum kematian itu datang menjemputnya.” (HR. Muslim) 

“Musibah, yang diterima karena Allah semata, lebih baik bagimu daripada nikmat yang membuat lupa mengingat-Nya.”

“Keberuntungan terbesar didunia ini adalah engkau menyibukkan diri dengan segala hal yang lebih utama dan lebih bermanfaat untuk hari esok.

“Jika hidupnya badan akan membuatnya lancar dalam beraktifitas maka hidupnya hati akan membuatnya bahagia dunia dan akhirat.”

Ibnul Qayyim: “Amal yang dilakukan tanpa ikhlas dan pasrah bagai musafir yang membawa pasir sehingga memberatkan dan tidak bermanfaat apa-apa.”

“Cobaan demi cobaan senantiasa menimpa seorang mukmin dan mukminah pada diri dan anaknya hingga ia bertemu Allah pada hari Kiamat tanpa membawa kesalahan.”

Rasulullah: “Siapa yang ruhnya terpisah dari jasadnya dan ia terbebas dari 3 hal pasti masuk surga: dari sombong khianat dan dari hutang.”

Rasulullah bersabda: “Tidaklah dikatakan orang beriman seandainya dia suka melaknat, mencerca dan suka berkata kotor dan keji.”

“Mulailah untuk dirimu, bersedekahlah untuk dirimu. Jika masih tersisa,maka berinfaklah pada keluargamu dan jika masih tersisa, maka berinfaklah pada kerabatmu.”

“Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (AnNisaa’:148).

Rasulullah: “Dan Allah juga tidak menyukai dalam hal tiga perkara yaitu: banyak bicara banyak bertanya serta menyia-nyiakan harta.”

“Barang siapa yang mempelajari ilmu, dari ilmu mencari wajah Allah, tidaklah ia mempelajarinya kecuali untuk mencari tujuan duniawi, ia tidak akan mencium bau surga pada hari kiamat, yaitu harumnya surga”. (HR. Abu Daud )

“Tidurlah dengan mengingat kematian, dan bangun dengan pikiran bahwa engkau tidak akan hidup lama. (Uwais al-Qarni)

“Tiadalah seorang Muslim itu menderita kelelahan atau penyakit atau kesusahan (kerisauan hati) hingga tertusuk duri melainkan semua itu akan menjadi penebus kesalahan-kesalahannya.” (Bukhari - Muslim)

“Neraka tertutup oleh berbagai syahwat dan hawa nafsu sedangkan surga tertutup oleh berbagai kesukaran dan keberatan.” (Bukhari - Muslim)

“Barangkali kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (Qs. An-Nisa:19)

“Dan siapapun tidaklah mengetahui apa yang akan dia lakukan besok, dan siapapun tidaklah mengetahui di bumi mana dia kan mati” (QS. Luqman: 34)

“Dan musibah apa saja yang menimpa kamu, maka disebabkan oleh perbuatan kamu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar kesalahan kamu.” (QS. Asy-Syuuraa: 30)

“Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu, hanyalah berkata padanya ‘jadilah’, maka jadilah ia.” (QS. Yasin: 82)

“Dan apa saja yang diberikan kepadamu, itulah kenikmatan hidup duniawi dan perhiasannya, sedang apa yang ada di sisi Allah adalah lebih baik dan lebih kekal”. (QS. Al-Qashash: 60)

“Jika Allah menimpakan suatu mudharat kepadamu, maka tidak ada yang mampu menghilangkannya selain Dia” (Q.S Al-An’am: 17)

“Tidak ada anugerah yang diberikan kepada seseorang yang nilainya lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran”. (HR. Bukhari)

”Shalat lima waktu, (dari) shalat Jum’at ke Jum’at berikutnya, Ramadhan ke Ramadhan berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya, selama dosa besar dijauhi”.(HR. Imam Muslim)

“Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barang siapa memperhitungkannya dia masuk surga. (Artinya, mengenalnya dan melaksanakan hak-hak nama-nama itu)” ( HR. Bukhari)

“Orang yang pandai membaca Al Qur’an akan bersama malaikat yang mulia lagi berbakti, dan yang membaca tetapi sulit dan terbata-bata maka dia mendapat dua pahala”(HR. Bukhari dan Muslim)

“Orang yang dalam benaknya tidak ada sedikitpun dari Al Qur’an ibarat rumah yang bobrok”  (Mashabih Assunnah)

“Barang siapa mengulas Al Qur’an tanpa ilmu pengetahuan maka bersiaplah menduduki neraka.” (HR. Abu Dawud)

“Barang siapa membaca satu huruf dari Al Qur’an maka baginya satu pahala dan satu pahala diganjar sepuluh kali lipat.” (HR. Tirmidzi)

“Akan datang satu masa, hati seorang mukmin cair sebagaimana cairnya timah dalam api disebabkan melihat bala dan peristiwa yang merugikan agamanya tetapi dia tidak mampu merubahnya” (Aththusi)

“Yang menyebabkan agama cacat ialah hawa nafsu. “(HR Asysyihaab)

“Umatku dibebaskan (dari tuntutan) disebabkan kesalahan (yang tidak disengaja), lupa dan terhadap apa yang dipaksakan kepada mereka.”  (HR. Ath Thobari)

“Iman paling afdol ialah apabila kamu mengetahui bahwa Allah selalu menyertaimu dimanapun kamu berada. “(HR. Ath Thobari)

“Pokok segala urusan ialah Al Islam dan tiangnya adalah shalat, dan puncaknya (atapnya) adalah berjihad”  (HR. Tirmidzi)

“Tiada lurus iman seorang hamba sehingga lurus hatinya, dan tiada lurus hatinya sehingga lurus lidahnya”  (HR. Ahmad)

Selasa, 22 November 2011

Inilah Wahhaby Yang Sesungguhnya ....

Wajib diketahui oleh setiap kaum Musimin dimanapun mereka berada bahwasanya firqoh Wahabi adalah Firqoh yang sesat, yang ajarannya sangat berbahaya bahkan wajib untuk dihancurkan.Tentu hal ini membuat kita bertanya-tanya,mungkin bagi mereka yang PRO ak...an merasa marah dan sangat tidak setuju, dan yang KONTRA mungkin akan tertawa sepuas-puasnya..Maka siapakah sebenarnya Wahabi ini??

Bagaimanakah sejarah penamaan mereka??

Marilah kita simak dialog Ilmiah yang sangat menarik antara Syaikh Muhammad bin Sa’ad Asy Syuwai’ir dengan para masyaikh/dosen-dosen disuatu Universitas Islam di Maroko.

Salah seorang Dosen itu berkata: ”Sungguh hati kami sangat mencintai Kerajaan Saudi Arabia, demikian pula dengan jiwa-jiwa dan hati-hati kaum muslimin sangat condong kepadanya,dimana setiap kaum muslimin sangat ingin pergi kesana, bahkan antara kami dengan kalian sangat dekat jaraknya. Namun sayang, kalian berada diatas suatu Madzhab, yang kalau kalian tinggalkan tentu akan lebih baik, yaitu Madzhab Wahabi.

Kemudian Asy Syaikh dengan tenangnya menjawab: ”Sungguh banyak pengetahuan yang keliru yang melekat dalam pikiran manusia, yang mana pengetahuan tersebut bukan diambil dari sumber-sumber yang terpercaya, dan mungkin kalian pun mendapat khabar-khabar yang tidak tepat dalam hal ini.

Baiklah,agar pemahaman kita bersatu, maka saya minta kepada kalian dalam diskusi ini agar mengeluarkan argumen-argumen yang diambil dari sumber-sumber yang terpercaya,dan saya rasa di Universitas ini terdapat Perpustakaan yang menyediakan kitab-kitab sejarah islam terpercaya .Dan juga hendaknya kita semaksimal mungkin untuk menjauhi sifat Fanatisme dan Emosional.

Dosen itu berkata : ”saya setuju denganmu, dan biarkanlah para Masyaikh yang ada dihadapan kita menjadi saksi dan hakim diantara kita.

Asy Syaikh berkata : ”saya terima, Setelah bertawakal kepada Allah, saya persilahkan kepada anda untuk melontarkan masalah sebagai pembuka diskusi kita ini.

Dosen itu pun berkata :”baiklah kita ambil satu contoh,ada sebuah fatwa yang menyatakan bahwa firqoh wahabi adalah Firqoh yang sesat. Disebutkan dalam kitab Al-Mi ’yar yang ditulis oleh Al Imam Al-Wansyarisi, beliau menyebutkan bahwa Al-Imam Al-Lakhmi pernah ditanya tentang suatu negeri yang disitu orang-orang Wahabiyyun
membangun sebuah masjid,”Bolehkan kita Sholat di Masiid yang dibangun olehorang-orang wahabi itu ??”maka Imam Al-Lakhmi pun menjawab:”Firqoh Wahabiyyah adalah firqoh yang sesat, yang masjidnya wajib untuk dihancurkan, karena mereka telah menyelisihi kepada jalannya kaum mu ’minin, dan telah membuat bid’ah yang sesat dan wajib bagi kaum muslimin untuk mengusir mereka dari negeri-negeri kaum muslimin ”. (wajib kita ketahui bahwa Imam Al-Wansyarisi dan Imam Al-Lakhmi adalah ulama ahlusunnah)

Dosen itu berkata lagi :”Saya rasa kita sudah sepakat akan hal ini, bahwa tindakan kalian adalah salah selama ini,

Kemudian Asy Syaikh menjawab : ”Tunggu dulu..!! kita belum sepakat, lagipula diskusi kita ini baru dimulai, dan perlu anda ketahui bahwasannya sangat banyak fatwa yang seperti ini yang dikeluarkan oleh para ulama sebelum dan sesudah Al-Lakhmi, untuk itu tolong anda
sebutk n terlebih dahulu kitab yang menjadi rujukan kalian itu !

Dosen itu berkata: ”anda ingin saya membacakannya dari fatwanya saja, atau saya mulai
dari sampulnya ??”

Asy Syaikh menjawab:”dari sampul luarnya saja.”

Dosen itu kemudian mengambil kitabnya dan membacakannya: ”Namanya adalah Kitab Al-Mi’yar,yang dikarang oleh Ahmad bin Muhammad Al-Wansyarisi. Wafat pada tahun 914 H di kota Fas, di Maroko.

Kemudian Asy Syaikh berkata kepada salah seorang penulis di sebelahnya:”wahai syaikh, tolong catat baik- baik, bahwa Imam Al-Wansyarisi wafat pada tahun 914 H.

Kemudian bisakah anda menghadirkan biografi Imam Al- Lakhmi??

Dosen itu berkata:
”Ya,”kemudian dia berdiri menuju salah satu rak perpustakaan, lalu dia membawakan satu juz dari salah satu kitab-kitab yang mengumpulkan biografi ulama. Didalam kitab tersebut terdapat biografi Ali bin Muhammad Al-Lakhmi, seorang Mufti Andalusia dan Afrika Utara.

Kemudian Asy Syaikh berkata : ”Kapan beliau wafat?”

Yang membaca kitab menjawab: ”beliau wafat pada tahun 478 H”

Asy Syaikh berkata kepada seorang penulis tadi: ”wahai syaikh tolong dicatat tahun wafatnya Syaikh Al-Lakhmi ” kemudian ditulis.

Lalu dengan tegasnya Asy Syaikh berkata : ”Wahai para
masyaikh….!!! Saya ingin bertanya kepada antum semua …!!! Apakah mungkin ada ulama yang memfatwakan tentang kesesatan suatu kelompok yang belum datang (lahir) ???? kecuali kalau dapat
wahyu????

Mereka semua menjawab :”Tentu tidak mungkin, Tolong perjelas lagi maksud anda !”

Asy syaikh berkata lagi : ”bukankah wahabi yang kalian anggap sesat itu adalah dakwahnya yang dibawa dan dibangun oleh Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab????

Mereka berkata : ”Siapa lagi???”

Asy Syaikh berkata:”Coba tolong perhatikan..!!! Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir pada tahun 1115 H dan wafat pada tahun 1206 H, …

Nah,ketika Al-Imam Al-Lakhmi berfatwa seperi itu, jauh RATUSAN TAHUN lamanya syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab belum lahir..bahkan sampai 22 generasi keatas dari beliau sama belum yang lahir..apalagi berdakwah..
KAIF ??? GIMANA INI???

(Merekapun terdiam beberapa saat..)

Kemudian mereka berkata:”Lalu sebenarnya siapa yang dimaksud Wahabi oleh Imam Al-Lakhmi tersebut ??” mohon dielaskan dengan dalil yang memuaskan, kami ingin mengetahui yang
sebenarnya !”

Asy Syaikh pun menjawab dengan tenang : ”Apakah anda memiliki kitab Al-Firaq Fii Syimal Afriqiya, yang ditulis oleh Al-Faradbil, seorang kebangsaan Francis ?”

Dosen itu berkata:”Ya ini ada,”

Asy Syaikh pun berkata :”Coba tolong buka di huruf “ wau” ..maka dibukalah huruf tersebut dan munculah sebuah judul yang tertulis “ Wahabiyyah”

Kemudian Asy Syaikh menyuruh kepada Dosen itu untuk membacakan tentang biografi firqoh wahabiyyah itu.

Dosen itu pun membacakannya: ”Wahabi atau Wahabiyyah adalah sebuah sekte KHOWARIJ ABADHIYYAH yang dicetuskan oleh Abdul Wahhab bin Abdirrahman bin Rustum Al-Khoriji Al- Abadhi, Orang ini telah banyak menghapus Syari’at Islam, dia menghapus kewajiban menunaikan ibadah haji dan telah terjadi peperangan antara dia dengan beberapa orang yang menentangnya. Dia wafat pada tahun 197 H di kota Thorat di Afrika Utara. Penulis mengatakan bahwa firqoh ini dinamai dengan nama pendirinya, dikarenakan memunculkan banyak perubahan dan dan keyakinan dalam madzhabnya. Mereka sangat membenci Ahlussunnah.

Setelah Dosen itu membacakan kitabnya Asy Syaikh berkata : ”Inilah Wahabi yang dimaksud oleh imam Al-Lakhmi, inilah wahabi yang telah memecah belah kaum muslimin dan merekalah yang difatwakan oleh para ulama Andalusia dan Afrika Utara sebagaimana yang telah kalian dapati sendiri dari kitab-kitab yang kalian miliki. Adapun Dakwah yang dibawa oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang didukung oleh Al-Imam Muhammad bin Su’ud-Rahimuhumallah-,maka dia bertentangan dengan amalan dakwah Khowarij, karena dakwah beliau ini tegak diatas kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih, dan beliau menjauhkan semua yang bertentangan dengan keduanya, mereka mendakwahkah tauhid, melarang berbuat syirik, mengajak umat kepada Sunnah dan menjauhinya kepada bid ’ah, dan ini merupakan Manhaj Dakwahnya para Nabi dan Rasul.

Syubhat yang tersebar dinegeri-negeri Islam ini dipropagandakan oleh musuh- musuh islam dan kaum muslimin dari kalangan penjajah dan selain mereka agar terjadi perpecahan dalam barisan kaum muslimin.

Sesungguhnya telah diketahui bahwa dulu para penjajah menguasai kebanyakan negeri-negeri islam pada waktu itu,dan saat itu adalah puncak dari kekuatan mereka. Dan mereka tahu betul kenyataan pada perang salib bahwa musuh utama mereka adalah kaum muslimin yang bebas dari noda yang pada waktu itu menamakan dirinya dengan Salafiyyah. Belakangan mereka mendapatkan sebuah pakaian siap pakai, maka mereka langsung menggunakan pakaian dakwah ini untuk membuat manusia lari darinya dan memecah belah diantara kaum muslimin, karena yang menjadi moto mereka adalah “PECAH BELAHLAH MEREKA, NISCAYA KAMU AKAN MEMIMPIN MEREKA ”

Sholahuddin Al-Ayubi tidaklah mengusir mereka keluar dari negeri Syam secara sempurna kecuali setelah berakhirnya daulah Fathimiyyah Al-Ubaidiyyin di Mesir, kemudian
beliau (Sholahuddin mendatangkan para ulama ahlusunnah dari Syam lalu mengutus mereka ke negeri Mesir, sehingga berubahlah negeri mesir dari aqidah Syiah Bathiniyyah menuju kepada Aqidah Ahlusunnah yang terang dalam hal dalil, amalan dan keyakinan.
(silahkan lihat kitab Al Kamil
Oleh Ibnu Atsir)

Demikianlah saudara-saudaraku yang dirahmati oleh Allah, inilah fakta yang ada, dimana musuh-musuh islam selalu saja menghalang-halangi dakwah yang haq, karena manghancurkan islam adalah tujuan mereka, mereka tahu kalau umat islam ini bodoh dari ilmu Agama akan sangat mudah menghancurkannya dari dalam.

Pelajaran penting juga yang dapat kita ambil, hendaknya bagi siapa saja yang ingin mendiskusikan ilmu haruslah dia mendatangkan bukti-bukti yang kuat sebagaimana dialog yang telah kita baca diatas,sehingga bukan nafsu yang keluar dari mulutnya, melainkan imu yang shohih..dialoglah dengan cara yang baik, BUKAN DENGAN DEBAT KUSIR YANG KOSONG DARI HIKMAH …

Wallahu ‘alam…..

Sumber: www.facebook.com/note.php?note_id=10150569399660471&refid=17

Rabu, 16 November 2011

Renungan Buat Sang Istri


Wahai sang Istri ....

Apakah akan membahayakan dirimu, kalau anda menemui suamimu dengan wajah yang berseri, dihiasi senyum yang manis di saat dia masuk rumah.?

Apakah memberatkanmu, apabila anda menghapus debu dari wajahnya, kepala, dan baju serta mengecup pipinya.?!!

Apakah anda akan merasa sulit, jika anda menunggu sejenak di saat dia memasuki rumah, dan tetap berdiri sampai dia duduk.!!!

Mungkin tidak akan menyulitkanmu, jika anda berkata kepada suami : Alhamdulillah atas keselamatan Kanda, kami sangat rindu kedatanganmu, selamat datang kekasihku.

Berdandanlah untuk suamimu -harapkanlah pahala dari Allah di waktu anda berdandan itu, karena Allah itu Indah dan mencintai keindahan- pakailah parfum, dan bermake up-lah, serta pakailah busana yang paling indah untuk menyambut suamimu.

Jauhi dan jauhilah bermuka asam dan cemberut.

Janganlah anda mendengar dan menghiraukan perusak dan pengacau yang akan merusak dan mengacaukan keharmonisanmu dengan suami.

Janganlah selalu tampak sedih dan gelisah, akan tetapi berlindunglah kepada Allah dari rasa gelisah, sedih, malas dan lemah.

Janganlah berbicara terhadap laki-laki lain dengan lemah-lambut, sehingga menyebabkan orang yang di hatinya ada penyakit mendekatimu dan mengira hal-hal yang jelek terhadap dirimu.

Selalulah berada dalam keadaan lapang dada, hati tentram, dan ingat kepada Allah setiap saat.

Ringankanlah suamimu dari setiap keletihan, kepedihan dan musibah serta kesedihan yang menimpanya.

Suruhlah suamimu untuk berbakti kepada ibu bapaknya.

Didiklah anak-anakmu dengan baik. Isilah rumah dengan tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir, perbanyaklah membaca Al-Quran terutama surat Al-Baqarah, karena surat itu dapat mengusir syeitan.

Hilangkanlah dari rumahmu foto-foto, alat-alat musik dan alat-alat yang bisa merusak agama.

Bangunkanlah suamimu untuk melaksanakan shalat malam, doronglah dia untuk melakukan puasa sunat, ingatkan dia akan keutamaan bersedekah, dan jangan anda menghalanginya untuk menjalin hubungan siraturrahim dengan karib kerabatnya.

Perbanyaklah beristighfar untuk dirimu, suamimu, serta kedua orang tua dan seluruh kaum muslimin. Berdoalah kepada Allah, agar dianugerahkan keturunan yang baik, niat yang baik serta kebaikan dunia dan akhirat. Ketahuilah sesungguhnya Rabbmu Maha Mendengar doa dan mencintai orang yang nyinyir dalam meminta. Allah berfirman:Dan Rabbmu berkata : serulah Aku niscaya Aku penuhi doamu (Al-Ghafir : 60).